Himah Peringatan Milad Keluarga Nabi di Bulan Syaban

Pesantren Darut Taqrib Jepara memperingati kelahiran Imam Husain, Abu Fadl Abbas dan Imam Ali Zainal Abidin  pada, Jumat (20/4/2018). mereka adalah tokoh-tokoh penting keluarga Nabi dalam sejarah yang lahir di bulan Syaban.

Pengajian yang dihadiri kurang lebih lima puluh orang itu dimulai jam delapan malam. Ustad Alam Firdaus yang juga pengajar di pesantren diampu sebagai penceramah di malam mulia itu.

Ustad Alam mengurai tentang siapa Abu Fadl Abbas dan pelajaran apa yang bisa digali dari kehidupan orang-orang saleh dahulu.

Berikut hal-hal penting yang disampaikan dalam ceramah beliau:

Siapa Abu Fadl Abbas?

  • Ibu Abu Fadl adalah Ummul Banin, seorang ibu dari suku yang memiliki kemulian.
  • Nama aslinya Fatimah, namun meminta untuk dipanggil nama Ummul Banin saja, karena takut mengingatkan Imam Ali dan putra-putra az Zahra kepada ibundanya.
  • Beliau dipanggil Ummul Banin karena melahirkan empat anak laki-laki yang kelak semuanya syahid saat menyertai imam Husain as di Karbala.
  • Kata Abbas adalah mubalagoh dari abasa ‘bermuka masam’ artinya Abu Fadl senantiasa bermuka masam kepada musuh-musuh Allah. Imam menamainya demikian agar anaknya tegap berdiri dihadapan musuh Alah dan tidak berkompromi saat agama Allah dalam bahaya.
  • Keberanian di medan perang satu ciri dari Abu Fadl. Seperti saat perang Shippin ada seorang remaja yang wajahnya tertutup dan mengalahkan banyak musuh, dialah Abu Fadl.
  • Disamping pemberani di medan laga, Abu Fadl juga seorang yang fakih. Abu Fadl adalah seorang yang mereguk ilmu dari sumbernya; seperti anak merpati yang mendapat asupan makanan langsung yang sdah dilembutkan induknya.
  • Abu Fadl adalah orang yang tidak pernah berpisah dari Imam Husain dan merupakan orang kepercayaan imam Husain hingga akhir hayatnya di Karbala.

Hikmah yang bisa digali dari sejarah orang-orang saleh dahulu.

  • Kelak, para penghuni surga saling bertanya; amalan apa yang kalian lakukan sehingga menjadi penghuni surga? Mereka saling menjawab bahwa di saat hidup selalu menginginkan kebaikan bagi yang lain, meredam ego dan lebih memperhatikan kebahagian bagi orang-orang tercinta.
  • Sayidah Fatimah adalah figur dari keluarga Nabi bagaimana memperlakukan keluarga. Pada siang dan malam hari senantiasa mengajak putra-putrinya untuk mencintai ibadah.
  • Sedari kecil mendidik anak-anaknya untuk menghidupkan malam lailatul qodar dan amal ibadah lainnya. Seperti menganjurkan agar tidur siang supaya bisa menghidupkan lailatul qodar dengan ibadah.
  • Karena menumbuhkan kecintaan ibadah kepada anak akan menyelamatkan orang tua dari nasib jelek di akhirat kelak.
  • Jika orang tua mampu memperkuat aqidah keluarga, menanamkan pendidikan keagamaan, memberikan asupan rohani kepada anak-anak, maka generasi setelahnya akan mendidik generasi yang lebih baik lagi kedepannya.
    (DarutTaqrib/Adrikna!)
No Response

Leave a reply "Himah Peringatan Milad Keluarga Nabi di Bulan Syaban"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.