Kebebasan Memilih Mazhab

No comment 205 views

Dalam dunia Islam dewasa ini banyak sekali mazhab-mazhab yanga ada, dan para ulama baik Ahli Sunnah maupun Syiah bersepakat tentang keabsahan mazhab-mazhab yang ada.

Seperti patwa Ulama Ahlusunnah yaitu diantaranya Alm. Imam Besar Syekh Mahmud Syaltut Mantan Rektor Universitas al-Azhar mengatakan, “ bahwasannya Islam tidak mewajibkan siapa pun di antara pemeluknya supaya mengikut satu mazhab tertentu. Karena itu kami menyatakan bahwa setiap muslim berhak mengikuti mazhab apa pun di antara sekian mazhab yang telah dinukil secara sahih dan hukum-hukumnya pun telah tersusun dalam kitab-kitab khususnya. Tidak ada masalah bagi orang yang mengikuti salah satu mazhab itu apabila dia berpindah kemazhab yang lain, apa pun mazhab itu.”

Mazhab Ja’fariyyah yang terkenal dengan mazhab Syi’ah Imamiyah Itsna Asyariyyah adalah mazhab yang boleh diamalkan secara syariat sebagaimana mazhab-mazhab Ahlusunnah lainnya.
Hal ini hendaknya diketahui oleh umat Islam. Mereka harus bebas dari fanatisme secara tidak benar terhadap mazhab-mazhab tertentu, karena agama dan syariat Allah tidak mengikuti mazhab atau berkutat pada mazhab tertentu.

Semua mazhab sama-sama berijtihad dan sama-sama diterima di sisi Allah. Bagi orang yang tidak memiliki keahlian dan kemampuan berijtihad diperbolehkan mengikuti mazhab-mazhab tersebut dan mengamalkan apa yang telah ditetapkan dalam fikih-fikih mereka, tanpa ada perbedaan antara beribadah dan muamalat.

*Dari buku: Pelangi Islam Fatwa-Fatwa Ulama Besar Tentang Keragaman Mazhab, Karya Sayyid Jalaluddin Mir Aghai. (DarutTaqrib/Bakri/Adrikna!)

No Response

Leave a reply "Kebebasan Memilih Mazhab"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.