FKUB Jepara Lantik Kepengurusan FKUB Generasi Muda

Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Jepara bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik ( Bakesbangpol ) dan juga didukung oleh Polres Jepara, menyelenggarakan acara dengantema ‘Merawat Kemajemukan dan Kerukunan Untuk Keutuhan NKRI’ di Pondok Pesantren Ummul Quro Jl. Tunas Inti, Pecangaan Kulon, Pecangaan Wetan, Kabupaten Jepara, Kamis (12/4/2018)

Acara yang dihadiri sekitar delapan puluh peserta yang berasal dari lintas agama dan juga tokoh-tokoh agama dan masyarakat yang ada di Jepara, dan kebanyak peserta berasal dari kalangan muda karena tujuan dari acara tersebut untuk menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati antar umat beragama di kalangan generasi muda.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan do’a. Disambung dengan sambutan dari ketua panitia.

Narasumber yang diundang diantaranya Dra. Atiek Surniati S, M.Si. yang mewakili Baskebangpol Provinsi Jawa Tengah. Kedua adalah Drs. Taslim Susulan, M.Si, perwakilan FKUB Provinsi Jawa Tengah. Ketiga adalah DR H. Masyhudi, M.Ag. ketua FKUB Kabupaten jepara, Narasumber keempat Iman Fadhilah, M.Si sebagai ketua FKUB GeMa (Generasi Muda). Dan terakhir Sobirin, M.Pd. perwakilan dari pihak Akademisi. 

Diantara poin-poin penting dari pemaparan pemateri adalah Sikap toleransi, saling menghormati, saling menghargai dan saling menjaga antar umat beragama harus ditanamkan pada generasi muda sejak dini. Mulai dari mereka memasuki dunia sekolah, harus ada pelajaran tetang pentingnya sikap toleransi dengan orang yang berbeda, tidak sebatas berbeda dari keyakinan saja tapi berbeda dalam suku dan juga ras. Maka dari itu pihak sekolah dan instansi yang terkait harus menerapkan pendidikan berbasis multikultural.

‘Pentingnya pendidikan berbasis multikultural untuk menciptakan toleransi antar para siswa’, ungkap Sobirin.

Berikut langkah-langkah yang beliau sarankan Sobirin; Pertama adalah bagaimana cara berkomunikasi dan bekerjasama dengan orang yang berbeda, sehingga tidak ada salah paham diantara mereka. Kedua adalah menerapkan sikap toleran, tidak egois dan lebih mementingkan orang lain dari diri sendiri tanpa memandang agamanya, sukunya dan asalnya.

Pemateri yang lain menegaskan bahwa generasi muda harus tahu dan paham bahwa berbeda itu fitrah, berbeda bukan ancaman, berbeda itu indah dan berbeda itu hal biasa. “Pemahaman bahwa berbeda itu bukan ancaman dan berbeda itu indah, akan mencegah konflik diantara generasi muda karena mereka sudah paham betul arti dari keperbedaan.’ Ungkap ketua FKUB GeMa (Generasi Muda), Iman Fadhilah, M.Si sebagai.

Imam juga menyebutkan bahwa para generasi muda harus saling interaksi dengan orang-orang yang berbeda dengan mereka.

Kegiatan yang berakhir menjelang duhur itu ditutup dengan mendeklarasikan pembentukan FKUB Generasi Muda dan pembentukan kepengurusan FKUB generasi Muda yang berasal dari lintas agama oleh ketua Bakesbangpol Kabupaten Jepara. (DarutTaqrib/Annas/Adrikna!)

No Response

Leave a reply "FKUB Jepara Lantik Kepengurusan FKUB Generasi Muda"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.