Peringatan Kelahiran Imam Ali di Pesantren Darut Taqrib

Setiap tanggal 13 bulan Rajab, pesantren Darut Taqrib memperingati kelahiran Imam Ali bin Abi Thalib as. Sebuah upaya ‘ngalap berkah’ dan mengambil pelajaran dari manusia yang satu-satunya lahir di dalam Kabah itu.

Sekitar dua ratus hadirin memenuhi masjid Imam Mahdi di Pesantren Darut Taqrib Krapyak Jepara, Jumat 30 Maret 2018. Laki, perempuan dan juga anak-anak antusias mendengarkan ceramah yang di sampaikan Pengasuh Pesantren, Ustad Miqdad Turkan.

Dalam ceramahanya, ustad Miqdad menyampaikan keutamaan Imam Ali bin Abi Thalib. Kemuliaan putra dari Fatimah binti Asad ini dimulai sejak dalam kandungan begitu juga saat kelahirannya. “Ketika lahir ibunda imam Ali sedang thawaf, kemudian Kabah terbelah dan masuklah Fatimah binti Asad kemudian melahirkan di dalam Kabah. Fatimah berada didalam Kabah selama tiga hari.” Kata Ustad Miqdad.

Mengutip hadis dari Imam Jafar, bahwa tidak ada sebelum maupun sesudahnya manusia yang lahir di dalam Kabah kecuali Imam Ali.

Sebagaimana bayi biasanya, lanjutnya, mata Imam Ali juga tertutup namun saat dicium oleh Rasulullah maka mata itu terbuka dan melihat wajah sang Nabi. ‘Jadi yang pertama dilihat oleh Imam Ali adalah wajah Rasulullah Saw.’

Menurut Ustad Miqdad, membicarakan kemulian dan fadilah Imam Ali seakan-akan tak akan ada habis. Karena Ali bin Abi Thalib adalah kinasih nabi, membahas sepupu nabi itu akan membuka keutamaan demi keutamaan Rasulullah Muhammad Saw. (DarutTaqrib/Adrikna!)

No Response

Leave a reply "Peringatan Kelahiran Imam Ali di Pesantren Darut Taqrib"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.