Jika Berdoa, DahulukanTetangga Baru Rumah Sendiri

Banyak kisah hikmah yang bisa kita petik dari rumah kenabian, karena merekalah kembangnya wahyu dan tempat turunnnya Malaikat kala menyampaikan kalam-kalam suci dari Allah Swt. Berikut kisah bagaimana seharusnya kita berdoa yang diajarkan putri Nabi Muhammad Saw, Fatimah.

Imam Hasan bin Ali bin Abi Thalib suatu hari bercerita. Aku melihat ibuku Fatimah mengerjakan shalat di mihrabnya pada malam Jumat. Beliau senantiasa sibuk rukuk dan sujud sampai menjelang fajar.

Saat itu aku mendengar beliau mendoakan kaum mukminin dan mukminat dengan menyebut nama-nama mereka. beliau memperbanyak doa untuk para tetangga hingga tidak sempat berdoa untuk dirinya  dan keluarganya sendiri.

Lalu aku bertanya kepadanya, “Ibu, mengapa engkau tidak berdoa untuk dirimu sendiri sebagaimana engkau berdoa untuk orang lain?”

Kemudia beliau menjawab, “Putraku, tetangga dahulu kemudian rumah sendiri.”

Dari kitab Kasyful Gummah Juz 2 hal 25-26. (DarutTaqrib/Adrikna!)

 

No Response

Leave a reply "Jika Berdoa, DahulukanTetangga Baru Rumah Sendiri"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.