Sayyid Ali Khamenei di Mata Kofi Annan dan Putin

1448442143pertemuan-putin-dengan-rahbar-agungPemimpin Iran (Rahbar), Ayatullah Sayyid Ali Khamenei saat ini adalah orang yang sangat berpengaruh baik kalangan umat Islam maupun dunia. Dari sisi apa pengaruh besar Sayyid Ali Khamenei sehingga membuat dunia tajkub? Akhlak dan pengetahuan beliaulah yang membuat orang terpengaruh dan segan, menaruh hormat dan mengakui kedudukan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran ini.

Ada dua tokoh dunia yang mengakui keluhuran akhlak dan keutamaan pemimpin Iran ini, berikut pedarannya:

Kofi Annan, Mantan Sekjen PBB 1997-2006.

Saat Kofi Annan bertemu dengan Sayyid Ali Khamenei, beliau berbicara banyak hal berkenaan negara asal Annan, Ghana. Rahbar berbicara sekaitan dengan tokoh-tokoh ataupun kondisi politik dan social Ghana.

Kala itu Kofi Annan mengatakan bahwa Rahbar merupakan kebanggaan yang bukan hanya milik Iran saja tapi juga seluruh umat Islam, Annan mengatakan: “Orang-orang Iran dan Muslimin harus bangga memiliki pemimpin seperti ini, andai saja beliau menjadi sekjen PBB.”

Kofi Annan terhipnotis oleh kepribadian Sayyid Ali Khamenei sampai-sampai dia berkata: “Saya telah menemui berbagai macam tokoh seperti Jacques Chirac dan Helmut Kehl dimana saya terpengaruh oleh mereka. Akan tetapi saat bertemu dengan beliau (Rahbar) saya merasa bahwa sampai saat ini saya belum pernah melihat seseorang seperti beliau. Kepribadian spiritual beliau sangat mempengaruhi saya sehingga membuat saya berfikir kenapa orang seperti saya bisa jadi sekjen PBB.”

Kepribadian dan kecerdasan politik Rahbar pun membuat Kofi Annan terkejut. Dia berkata: “Saya selalu berkeyakinan bahwasannya kepribadian yang spiritualis dan irfani itu tidak faham tentang masalah politik akan tetapi pertemuan akhir saya dengan beliau sangat menarik, saya melihat pribadi yang faham peta politik yang membuat saya melupakan politikus-politikus besar yang ada dalam benak saya.”

Vladimir Putin, Presiden Rusia.

Usai pertemuan dengan Sayyid Ali Khamenei, Vladimir Putin mengakui kebijakan dan ketajaman pandangannya. Putin mengatakan: “Seorang pemikir besar hidup di Iran. Saya tidak pernah membayangkan bagaimana beliau memiliki cara pandang yang sangat konprehensif terhadap berbagai masalah. Beliau adalah seorang bijak dan pemikir. Seluruh keputusan dan kebijakan berada di tangannya.” Putin menambahkan, “Saya kagum bagaimana dengan kebijakan dan ketajaman pandangannya membuat tidak ada bahaya yang mengarah kepada Iran.”

Protokoler Rusia menjelaskan kepada Putin mengenai Ayatollah Ali Khamenei dan posisinya di Republik Islam Iran, serta konsep Wilayatul Faqih. Mendapat penjelasan itu malah semakin membuat Putin memikirkan bagaimana dia harus berlaku di hadapan Ayatollah Khamenei.

Sejak lepas landas dari bandar udara Rusia hingga tiba di bandara Iran dan tiba di tempat peristirahatannya, Putin senantiasa bertanya-tanya kepada rombongannya tentang bagaimana dia harus bersikap di hadapan Ayatollah Khamenei. Kapan saya akan bertemu dengan beliau? Bagaimana saya harus menyebutnya?

Vladimir Putin benar-benar bingung menghadap saat-saat pertemuan itu. Kebingungan itu membuat dia menyatakan bahwa bila dalam pertemuan dengan Ayatollah Khamenei protokolernya dengan tidak memakai sepatu pun dia akan melakukannya.

Setelah pertemuan dengan Ayatollah Khamenei, Putin mengatakan, “Sesuai dengan kajian saya tentang al-Masih, dalam pertemuan itu saya melihat semua ciri khas yang ditulis mengenai al-Masih dapat terlihat dalam pribadi Ayatollah Khamenei.”

Putin menambahkan, “Dalam pertemuan saya dengan beliau, saya baru bisa memahami arti sesungguhnya Undang-Undang Dasar Iran, konsep Wilayatul Faqih dan kepemimpinan ulama.” (DarutTaqrib/AliSajjadAlhinduan/Adrikna!)

*disadur dari www.syiahahlilbait.com dan https://infosyiah.wordpress.com

No Response

Leave a reply "Sayyid Ali Khamenei di Mata Kofi Annan dan Putin"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.