Apakah Bid`ah itu?

No comment 358 views

p1010560Bid’ah secara bahasa adalah memasukkan sesuatu yang baru yang tidak ada sebelumnya. Secara istilah, bid`ah adalah memasukkan sesuatu yang baru ke dalam syariat yang sebelumnya tidak ada. Bid’ah selalu berhubungan dengan syariat bukan dengan yang lain.

Memasukkan sesuatu yang baru ke dalam Islam (syariat) termasuk dosa besar, maka hendaknya kita jauhi perbuatan-perbuatan semacam ini, karena Nabi Muhammad Saw pun meyatakan tentang haramnya bid’ah, beliau bersabda: “Setiap bid’ah adalah sesat, dan setiap yang sesat tempatnya di neraka.”

Rasulullah menyatakan bahwa setiap yang baru dalam syariat adalah bid’ah’, artinya tidak semua hal yang baru dalam kehidupan dinamakan bid`ah, karena hal itu tidak berhubungan dengan syariat. oleh karena itu, kita harus benar- benar memahami tentang bid’ah agar kita tahu yang mana bid’ah dan mana yang bukan.

Seperti kita lihat pada jaman ini, alat-alat elektronik seperti TV, mobil, HP, dan sejenisnya tidak bisa dikatakan sebagai bid’ah, karena munculnya alat-alat tersebut termasuk tanda perkembangan jaman.

Memang benar bahwasannya alat-alat tadi tidak ada di jaman Nabi Saw dan nabi juga tidak pernah menjelaskan tentang alat alat tersebut. Tapi bukan berarti setiap sesuatu yang tidak ada pada jaman Nabi itu dikatakan bid’ah, karena alat-alat temuan tadi tidak bersinggungan dengan syariat.

Apakah Maulid Nabi Saw terasuk bid`ah?

Sebagian kalangan Muslimin beranggapan bahwa mendirikan acara-acara seperti maulid Nabi adalah bid’ah karena hal baru dan tidak pernah dilakukan oleh Nabi sendiri. Benar bahwa acara maulid tidak ada pada jaman Nabi Saw, tapi acara maulid menunjukkan bukti kecintaan kita terhadap Nabi Saw dan keluarganya. Menunjukan kecintaan kepada Rasulullah tentunya sebuah kewajiban syariat, maka maulid tidak termasuk dalam kategori bid`ah.

Al Qur’an menyebutkan, bahwa Rasulullah tidak meminta kepada umat suatu imbalan pun atas dakwah beliau kecuali kecintaan terhadap al qurba (keluarganya), QS. Asy-syura: 23.

Dalam sebuah riwayat disebutkan, ketika Rasulullah tiba di Madinah tiang-tiang Islam telah kokoh berdiri di sana. kaum Anshor berkata,”Kami akan menemui Nabi Saw dan mengatakan jika beliau membutuhkan dana, maka kekayaan kami sewaktu waktu dibutuhkan akan kami persiapkan.” Ketika beliau diberi tawaran tersebut, maka turunlah surat Asy Syura dan Rasul pun membacakannya. Kemudian Nabi mengatakan kepada mereka,”Cintailah keluargaku setelah kematianku.”

Inilah alasan kaum Muslimin memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad karena ingin menunjukkan kecintaan terhadap Sabi Saw, sebagaimana diperintahkan dalam al Quran dan hadist. Kecintaan kepada Ahlulbait Nabi menunjukkan cinta kita terhadap Nabi, dan kecintaan kepada Nabi bukti kecintaan kepada Allah Swt. (DarutTaqrib/Aliridho/Adrikna!)

No Response

Leave a reply "Apakah Bid`ah itu?"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.