Malam Kedua, Imam Husain Berkorban Karena Allah

p1030054Tujuan Imam Husain berperang di karbala tiada lain untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Putra Fatimah keluar dari Madinah menempuh jarak ratusan kilo bukan untuk merebut kekuasaan Yazid saat itu, namun membangun kembali kesadaran umat yang terlena dengan dunia sehingga tidak peduli dengan tegaknya keadilan sebagai tujuan dari agama.

Peringatan malam kedua Muharram 1438H, Senin 3/10, ceramah hikmah Muharram kembali disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Pesantren Darut Taqrib ustad Miqdad Turkan. dihadiri santri dan jamaah sekitar lima puluh orang, acara malam itu berlangsung khusu penuh keduakaan.

Berikut pelaaran-pelajaran dan hikmah Asyuro dari ceramah beliau:

  • Karena kepemimpinan imam Husain as adalah keteuntuan dari Allah Swt, sebagaimana yang telah dikatakan oleh Nabi Muhammad Saw. maka imam Husain berhak untuk mengambil kepemimpinannya dari Yazid, akan tetapi imam Husain membiarkan haknya tersebut.
  • Berperangnya imam melawan Yazid bukan untuk merampas haknya itu, tetapi beliau ingin menegakkan keadilan dan kebenaran yang telah ‘diperkosa’ oleh penguasa penguasa dholim.
  • Datangnya imam Husain ke Kufah sebenarnya bukan hanya karena adanya undangan dari penduduk Kufah, tetapi lebih penting dari itu demi memenuhi perintah Allah yang harus dilaksanakan. Imam tadak punya pilihan lain.
  • Jika ada pertanyaan, kenapa jika Imam Husain berkorban demi agama Allah malah mengajak para wanita dan anak anak? tidak cukupkah datang sendiri?

Imam Husain berkata: “Aku mengajak para wanita karena Allah ingin melihat mereka ditawan dan aku mengajak anak anak karena Allah ingin melihat mereka mati Syahid di jalan-Nya.”

  • Imam Husain sedari awal tidak memperdulikan siapa yang akan membantu dan mendukungnya, karena bekiau beranggapan bahwa mengembalikan agama Allah pada jalur semula adalah yang terpenting. Sebagai mana beliau berkata, ”Jika agama Allah tidak berdiri kecuali dengan kesyahidanku, maka wahai pedang ambillah leherku.”
  • Kemenangan imam Husain bukan terletak pada kesyahidan beliau semata, tapi terletak pada pengorbanan agung demi tegaknya agama Allah.
  • Pengorbanan imam Husain bukanlah bersifat pribadi atau alasan ego semata, tetapi itu bersifat ilahi dan abadi. Dengan pengorbanan mulia itulah, nama dan jasa imam Husain selalu di peringati dan abadi hingga akhir zaman. (DarutTaqrib/AliSajjad/Annas/Adrikna!)
No Response

Leave a reply "Malam Kedua, Imam Husain Berkorban Karena Allah"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.