Iedul Ghadir, Hari Raya Keselamatan Bagi Umat

dscn5992Hari Iedul Ghadir adalah salah satu nikmat yang akan Allah tanyakan pada  hari kiamat kelak, kata ustad Alam Firdaus dalam ceramah pada peringatan Iedul Ghadir di pesantren Darut Taqrib, Senin 19/9.

“Iedul ghadir adalah merupakan Hari raya termulia dan terbesar karena menyangkut kepemimpinan umat sepeninggal nabi Saw,”katanya di hadapan 150 hadirin malam itu.

Menurutnya, keselamtan umat Islam setelah Rasulullah tiada, terselamatkan dengan adanya kepemimpinan Imam Ali as. Oleh karena itu Ghadir Khum, tidak semata milik Muslim Syiah akan tetapi milik Muslimin seluruhnya.

Selanjutnya ustad Alam menyebutkan ada beberapa alasan penting kenapa Iedul Ghadir memiliki keistimewaan tersendiri:

Pertama, bertepatan dengan kemulian dan hari-hari penting para Nabi sebelumnya:
– Bertepatan dengan kemengan nabi Musa mengalahkan para penyihir
– Selamatnya Ibrahim dari api Namrud.
– Pengangkatan Yusa bin Nun pengganti nabi Sulaiman
– pengangkatan Samun pengganti nabi Musa

Kedua, wilayah Ali as adalah kesempurnaan agama dan nikmat. Imam Ali menggantikan Nabi adalah jaminan aman dan selamatnya agama dari kebinasaan sepeninggal Nabi. Sebagaimana disebutkan dalam surat al Maidah: 67:

“Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”

Bukan berarti Rasulullah tidak berani dengan orang-orang munafik, akan tetapi Rasul takut jika orang-orang bodoh menganggap beliau berlaku nefotisme dengan pengangkatan Imam Ali, karena Imam Ali adalah sepupu dan menantunya. Yang beliau takutkan adalah kedepannya, maqom khilafah akan bersifat turun temurun, bukan karena kelayakan dan kepantasan.dscn6007

Namun kemudian Allah menegaskan bahwa Allah sendiri yang memerintahkan pengangkatan Imam Ali, dan Allahlah yang akan menjaganya. Sebagaimana di jelaskan dengan kejadian pasca pengangkatan dengan adanya orang-orang bodoh yang meminta bukti kalau pengangkatan Imam adalah peritah Allah.

Ketiga, Ayat terkait Imamah terselip dalam ayat tentang makanan, sekilas tidak ada hubungan namun sebenarnya justru agar mencolok dan terciptanya ketertarikan bagi pembaca. Begitu pula ayat berkaitan dengan Ahlul Bait dalam surat Al Ahzab terselip antara ayat-ayat sekaitan dengan istri-istri Rasulullah Saw.

Setelah doa dan ziarah acara pun selesai, ditutup dengan saling besalaman dan berpelukan hangat; saling mengucapkan tahniah dan selamat atas peristiwa mulia ini. (DarutTaqrib/Adrikna!)

No Response

Leave a reply "Iedul Ghadir, Hari Raya Keselamatan Bagi Umat"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.