Kajian Ushuluddin (1): Ushuluddin dan Furuuddin

kajianSetiap malam Rabu, dua minggu sekali, diadakah kajian Ushuluddin oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darut Taqrib, Ustad Miqdad Turkan. Bertempat di masjid Imam Mahdi, kajian dihadiri oleh santri-santri dan juga warga Jepara.

Kajian diadakan jam delapan malam, setelah pembacaan hadiah Fatimah untuk orang-orang yang sudah meninggal dan pembacaan doa tawasul.

Berikut poin-poin kajian:

  • Agama adalah sesuatu yang sangat penting dan sangat butuhkan manusia dalam kehidupan.
  • Maksud sebenarnya dari agama adalah kepercayaan akan adanya pencipta alam semesta dan manusia.
  • Agama terdiri dari dua hal yang penting: usuluddin dan furu’uddin.
  • Usuluddin adalah pokok-pokok keyakinan agama, yang terdiri dari tiga hal:  Tauhid (pengesaan terhadap Tuhan), Nubuwah (kenabian), dan Ma’ad (bahasan hari kebangkitan).
  • Tiga hal tersebut merupakan inti dari semua ajaran-ajaran agama samawi.
  • Tiga hal diatas sama dengan tiga pertanyaan; dari mana, di mana dan mau ke mana.
  • Manusia yang mengetahui dirinya (tiga hal tersebut) adalah orang yang dirahmati Allah Swt, Nabi Muhammad Saw bersabda: “Sunguh dirahmati Allah orang yang mengetahui dirinya; berasal dari mana, dia ada di mana dan dia akan ke mana.
  • Furu’udin adalah hukum-hukum dan aturan agama yang didasarkan pada usuluddin.
  • Dalam pembagian usuluddin ada yang dinamakan usulul madzhab. Yaitu cabang-cabang usuluddin yang dianut oleh mazhab-mazhab dalam Islam.
  • Usul mazhab Syiah terdiri dari al-adalah (keadilan) dan imamah (keimaman).
  • Al-adalah merupakan cabang dari Tauhid dan Imamah merupakan cabang dari Nubuwah. keduanya menjadi ciri khas dari madzhab Syiah.
  • Adapun dalam mazhab Ahlu Sunnah, usulul mazhabnya yang lazim disebut rukun iman terdiri dari percaya kepada malaikat, kitab-kitab, dan qada’ dan qodar.
  • Kesimpulan pentingnya, usuluddin merupakan rangkain terpenting dalam agama dan mendasar. (DarutTaqrib/Ali Sajjad al Hinduan)

 

No Response

Leave a reply "Kajian Ushuluddin (1): Ushuluddin dan Furuuddin"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.