‘Kerjasama Pengikut Agama Samawi adalah Kemestian’

vatikanPengikut agama Samawi harus bergandengan tangan untuk melawan kelompok ekstrimisme yang mengatasnamakan agama, kata Ayatullah al Uzhma Nashir Makarim Shirazi usai pertemuan antara Hauzah Ilmiah Qom Iran dengan Kepala Dewan Kepausan Vatikan untuk Keadilan dan Perdamaian, Peter Turksin, awal pekan kemarin.

“Kerjasama antar penganut agama dapat menyelesaikan masalah-masalah perang, perselisihan, kerusakan sosial dan masalah-masalah politik dan ekonomi.” Ujar penulis kitab tafsir al Amtsal tersebut.

Ayatullah Makarim Shirazi menegaskan, pusat-pusat keagamaan harus bisa menjamin kenyamanan ummat untuk bisa menjalankan agama dan keyakinannya masing-masing. Kerjasama antara pemuka agama menjadi kemestian.

“Kami berbahagia bahwa Vatikan memiliki kesediaan untuk memberi pelayanan dalam menangani isu-isu perdamaian dan keadilan.” Katanya.

Ayatullah Nashir Makarim Shirazi mengatakan terimakasih atas pernyataan Paus Francis yang memuji Iran dan ulama-ulama Syiah yang tegas dalam menghadapi kelompok ekstrimis.

Hauzah Ilmiah Qom dan Vatikan menghadapi tiga tantangan umum yaitu takfirisme, ekstrimisme dan kerusakan sosial yang membutuhkan aksi bersama dalam mengatasinya, katanya.

Di Qum, Peter Turksin juga menemui sejumlah ulama besar Iran dan menziarahi Makam Sayidah Maksumah di Qom.

Sementara itu, Ayatullah al Uzhma Jawadi Amuli dalam pertemuannya dengan Monsignor Liberio Andreatta, kepala Ziarah Organisasi Vatikan, menyatakan bahwa jika para pengikut agama-agama Ibrahimi benar mengikuti nabi-nabi mereka, maka tidak akan ada konflik antara mereka.

“Ideologi Takfiri, kelompok teroris dan perang konspirasi diciptakan oleh kekuatan arogan untuk menghancurkan pengaruh agama.” Katanya.

Ayatullah Jawadi Amuli juga mengatakan, bahwa kesamaan agama-agama Ibrahimi adalah memiliki tradisi menziarahi situs-situs bersejarah yang berkaitan dengan pemuka-pemuka agama di masa lalu.

Menurutnya, ziarah yang sesungguhnya adalah ketika seseorang mengunjungi tempat-tempat suci para Nabi dan Waliullah dan ia mendengarkan suara yang menyeru padanya untuk menjalin persatuan dan mewujudkan perdamaian.

“Pesan dari semua Nabi sama, yaitu jika para pengikutnya mengikuti jalan para Nabi itu maka tidak ada perselisihan dan konflik yang akan tercipta diantara mereka.” Jelasnya. (DarutTaqrib/Abna/irib/Adrikna!)

 

No Response

Leave a reply "‘Kerjasama Pengikut Agama Samawi adalah Kemestian’"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.