Film Nabi Besutan Iran Upaya Mengenalkan Islam Ramah

majidiSutradara kawakan Iran, Majid Majidi, membuat Film “Muhammad Rasulullah”.  Tak ayal film berdurasi 171 menit tersebut menuai pujian berbagai kalangan usai tayang perdananya di festival film internasional, Sabtu, 26 Agustus.

sebelum ditayangkan di Montreal World Film Feztival Kanada, film yang ingin mengenalkan sosok agung Rasulullah itu serentak tayang di 143 bioskop di seluruh Iran. Film yang ditunggu-tunggu publik itu langsung meraih rating 8,7, dari peringkat tertiggi 10,  selama tayang tiga hari.

Majidi mengatakan film yang rencananya trilogi ini bertujuan mengembalikan  citra Islam yang sempat terkoyak oleh ekstremisme dan terorisme.

“Tindakan barbar terorisme yang dilakukan kelompok teroris berkedok Islam tidak berhubungan dengan Islam,” katanya di Montreal.

Menurut Majidi,  film yang ia garap selama tujuh tahun lebih itu adalah upayanya dalam menunjukkan Islam sebagai agama damai, persahabatan dan cinta.

“Kisah Nabi Muhammad Saw perlu dan penting diangkat kembali dalam bentuk layar lebar, karena mayoritas masyarakat dunia kurang begitu mengenal sosok pribadi yang mulia ini. Minim sekali informasi mengenai beliau yang digambarkan dalam bentuk visual.” jelasnya.

“Film mengenai Yesus Kristus ada sekitar 200 jumlahnya, termasuk mengenai sosok Nabi Musa As yang tidak kurang dari seratus film. Film tentang Budha ada 42 buah, dan saya rasa, ini bentuk ketidakadilan terhadap umat Islam, jika film mengenai Nabi Muhammad Saw tidak lagi ada yang memproduksinya. Sementara dunia haus akan akses informasi mengenai tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah ini.” ujar sutradara film Children of Heaven ini.

Film ini adalah antitesa terhadap penggambaran sosok Nabi Muhammad Saw yang selama ini mendapatkan stigma buruk dan negatif di dunia Barat, katanya lagi.

Majid Majidi  mengatakan tujuan karyanya dari film trilogi ini, adalah untuk merebut kembali citra yang sesungguhnya dari Islam, yang telah terdistorsi oleh ekstremis dan radikalis.“Sayangnya saat ini kesan Islam adalah agama yang radikal, fanatik dan kekerasan, yang sama sekali tidak mencerminkan Islam,” katanya.

Majid Majidi menjelaskan, film sekuel pertama yang berkisah mengenai Nabi Muhammad Saw dari sejak lahirnya sampai berusia 13 tahun tersebut yang dibuatnya membutuhkan riset serius bertahun-tahun. “Apa yang kami tampilkan dalam film ini adalah kisah mengenai Nabi Muhammad Saw yang kami gali dari literatur klasik Islam yang disepakati oleh Sunni dan Syiah.” ungkapnya.

Film ini merupakan film termahal Iran selama ini, menghabiskan biaya sekitar $ 40 juta (lebih dari 520 milyar).

(DarutTaqrib/Berbagai sumber/Adrikna!)

 

No Response

Leave a reply "Film Nabi Besutan Iran Upaya Mengenalkan Islam Ramah"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.