Kiai Said Mengatakan Jiwa Toleransi itu Ciri Kaum Santri

said-aqil-siradj-_120703144024-194Kalangan santri memandang keragaman suku, bahasa, budaya, dan agama di Nusantara sebagai sebuah fitrah dari Allah taala, kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam diskusi dengan “Pancasila Rumah Kita: Perbedaan Adalah Rahmat” di Jakarta, Rabu (26/8).

Kata Kiai Said, ini menunjukkan warna khas kalangan santri dalam mempraktikkan agama. “Inilah Islam Nusantara yang menjadi warna santri beragama sehari-hari tanpa perlu doktrin atau penataran apapun.” Katanya.

Menurut Kiai dai Cirebon ini, para santri diajari memahami kitab suci secara utuh sehingga memiliki sikap toleransi tinggi terhadap agama lain sebagaimana meniru akhlak para kiai.

Diskusi yang dihadiri berbagai kalangan dan lintas agama ini, Kiai Said mengisahkan eratnya pergaulan para santri dengan pemeluk agama lain sejak zaman Wali Songo hingga kini.

“Tidak pernah terbukti seorang santri NU memprovokasi massa untuk menyerang atau menggusur tempat ibadah pemeluk agama lain,” katanya.

Karena Allah menciptakan manusia bersuku dan berbangsa untuk saling mengenal dan berkasih sayang, katanya.

(DarutTaqrib/Nuonline/Adrikna!)

 

No Response

Leave a reply "Kiai Said Mengatakan Jiwa Toleransi itu Ciri Kaum Santri"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.