Peduli Korban Longsor Hikdmat Salurkan Bantuan

IMG_1078Cuaca ekstrim dan hujan yang terus terjadi dalam dua pekan ini menimbulkan bencana di berbagai daerah. Di Jawa Tengah sendiri utamanya di kabupaten Jepara terjadi banjir, angin puting beliung dan longsor.

Banjir utamanya terjadi di kecamatan Welahan yang merendam 13 desa dari 15 desa yang ada di kecamatan paling ujung perbatasan dengan Demak. Sedangkan longsor yang cukup menghkhawatirkan terjadi di desa wisata, desa Tempur Kecamatan Keling perbatasan dengan Kudus.

Mingggu (2/2), relawan kemanusian Himpunan Komunitas Peduli Umat (HIKDMAT) meninjau lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan berupa beras dan mie instan. Kami dapati rengkahan melingkar yang cukup panjang dan dalam diatas bukit di lereng Muria, jelas ancaman serius terhadap perkampungan yang ada di bawahnya. longsoran sendiri terjadi pada Rabu pagi (22/1/2014).

Menurut data yang kami dapat dari posko pengungsian di rumah petinggi Desa Tempur, terdapat 15 rumah mengalami rusak berat, 4 rumah rusak ringan dan satu sekolah SDN 3 di desa kemiren RT 3 RW 1 juga mengalami kerusakan cukup parah. belum lagi rumah-rumah yang terkena lumpur dan bebatuan.

Sementara ini, warga yeng terkena bencana diungsikan ke SD Negri 2 desa Damarwulan, RT 7 RW 3, 11 Kilo meter dari lokasi bencana. Pengungsi terdiri 21 orang dari Dukuh Petung, 11 orang dari dukuh Karang rejo, 72 orang dari dukuh Glagah, 64 orang dari dukuh Pekoso 64 dan dari dukuh Kemiren 70 orang.

Salah satu pengungsi, Purwati (40), mengatakan dirinya ingin cepat pulang, ingin cepat membersihkan rumah dan menggarap sawah.

“Kami mengungsi sudah 10 hari, kami bosan di sini tapi terserah pemerintah saja.” ujarnya.

Rencananya, Senin (3/2) akan dilakukan pengerukan longsoran tanah sekaligus perbaikan jalan antara warga dan pemerinatah kabupaten Jepara dibawah komando langsung bapak wakil bupati Jepara, Subroto. (Darut Taqrib/Adrikna!)

No Response

Leave a reply "Peduli Korban Longsor Hikdmat Salurkan Bantuan"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.