Hidayah Dalam al Fatihah II (Kajian Hari Ketujuh)

ramadan_kareem_7-otherKajian Ramadhan hari ke-7 kembali disampaikan ustad Muhammad Ali melanjutkan bahasan sebelumnya yaitu ayat “ihdinassirothol mustaqim” dalam surat al Fatihah.  Berikut poin-poinnya:

–          Hidayah yang Allah berikan kepada makhluk-makhluk-Nya terbagi dua; umum dan khusus dan yang umum terbagi dua lagi yaitu takwini dan tasyri`i.

–          Allah SWT memberikan hidayah kepada semua para mahkluk dialam semesta ini, yaitu hidayah umum takwini. Keseimbangan alam, kehebatan mata elang, kecerdasan lebah dan lain sebagainya adalah berupa hidayah Allah bagi makhluk-Nya.

–          Syariat yang Allah berikan kepada manusia berupa ajaran yang dibawa para nabi adalah hidayah umum tasyri`i.

–          Dua hidayah umum ini (takwini dan tasyri`i) akan menghantarkan hamba-hamba kepada Pencipta-Nya.

–          Hidayah khusus sebagaimana dalam bahasan sebelumnya, sangat berhubungan erat dengan penjagaan hamba itu sendiri terhadap hidayah umum. Jika Allah memberikan hidayah khusus selayaknya harus selalu dijaga, karna hidayah ini sangat penting dan lebih utama dibandingkan dengan hidayah umum.

–          Dalam sejarah banyak tercatat hamba-hamba yang mendapat hidayah khusus ini. Jika seseorang sudah mendapatkan hidayah khusus ini, maka ia akan mengorbankan apa yang ia miliki demi cintanya kepada pecintanya, yaitu Rasulullah dan Ahlul bait Rasulullah SAW. Seperti Maitsam Tammar, sahabat dan pecinta Imam Ali as.

–          Hanya Allah SWT lah sang Pemilik hidayah, dan Dia pula yang berhak memilih diantara hamba-hamba-Nya yang layak mendapatkan hidayah-Nya. (DarutTaqrib/Yusuf/Adrikna!)

 

No Response

Leave a reply "Hidayah Dalam al Fatihah II (Kajian Hari Ketujuh)"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.