Anti-Semitisme di Eropa Meningkat Tajam

Dua orang pelajar sekolah menengah atas menyerang seorang guru Yahudi yang sedang berada di dalam kelas dengan bom api.

Surat kabar rezim Israel, Maariv seperti dikutip Qodsna Ahad (16/12) melaporkan, dua pelajar SMA di sebuah sekolah di selatan Perancis masuk ke salah satu kelas tempat guru Yahudi itu sedang mengajar dan melemparkan bom api ke arahnya.

Guru Yahudi-Perancis itu mengatakan, “Sebelumnya juga ia menjadi sasaran serangan murid-muridnya di sekolah ini.”

Maariv menambahkan, “Insiden ini terjadi Selasa lalu, namun setelah berselang beberapa hari, media-media Perancis baru mempublikasikannya.”

Pada Maret lalu empat orang Yahudi dikabarkan telah dibunuh di wilayah Toulouse, Perancis. Aktifitas-aktifitas anti-Zionis ditengarai tengah mengalami peningkatan di negara-negara Eropa, dan hal ini menimbulkan kecemasan di kalangan petinggi Israel serta pemimpin-pemimpin Yahudi.

Mereka sedang berupaya menangkal gelombang baru sikap antipati massal melawan Zionis yang dikenal dengan “Tsunami Anti-Semitisme di Eropa”.

Serial kejahatan perang Israel, khusunya perang 33 hari, perang 22 hari, serangan komando-komando Zionis ke kapal pembebasan Gaza tahun 2012 dan perang delapan hari di Gaza memperketat isolasi dunia internasional terhadap Israel.

Petualangan perang Israel itu menyebabkan rezim penjajah ini semakin dibenci masyarakat internasional, dan kebencian terhadap mereka terus meningkat. (DarutTaqrib/IRIB/Adrikna!)

No Response

Leave a reply "Anti-Semitisme di Eropa Meningkat Tajam"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.