Musuh Hanya Bisa Mengaburkan Kebenaran, Tak Bisa Menghilangkannya

Musuh sadar betul bahwa mereka tak akan bisa mengalahkan dan melenyapkan kebenaran dari muka bumi ini, sehingga yang mereka lakukan hanyalah pencampur-adukan antara kebenaran dan kejahatan, keadilan dan kezaliman. Mereka terus berusaha untuk menggiring pembela kebenaran menuju kejahatan yang telah mereka rancang sedemikian rupa, sehingga kejahatan itu tampak seperti kebenaran.

Inilah poin penting yang dijelaskan Ustadz Miqdad Turkan dalam ceramah beliau pada majlis peringatan wafatnya Sayyidah Fathimah as di Masjid Imam Mahdi afs, Pondok Pesantren Darut-taqrib Jepara, Jum’at (06/04). Dalam majlis yang berlangsung pada malam hari itu, Ustadz Miqdad menjelaskan bahwa kebenaran dan kejahatan akan terus berperang, dari zaman Nabi Adam as hingga Imam Mahdi afs. Ini merupakan sunnatullah. Kebenaran baru bisa mengalahkan kebatilan pada akhir zaman, melalui tangan Imam Mahdi afs.

Sekaitan dengan Sayyidah Fathimah, Ustadz pun menjelaskan bahwa beliau adalah korban dari kezaliman syayathin al-jin wal ins (setan dari golongan manusia dan jin). Dalam artian, segala derita yang menimpa wanita termulia sepanjang masa ini merupakan hasil dari kezaliman para musuh yang selalu bernafsu mengaburkan fadhail (keutamaan) Ahlulbayt, meski mereka sadar betul fadhail Ahlulbayt tak akan pernah lenyap.

Ustadz yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darut-taqrib ini kemudian menceritakan bahwa pengikut kebenaran akan terus diteror, diasingkan, bahkan dibunuh. Beliau lantas menceritakan bahwa baru-baru ini, teman beliau semasa belajar di Qum, Iran, yang bernama Muhammad Da’duh, Imam jumat dan jamaah di Belgia bahkan dibunuh karena satu dosa, ‘mencintai Ahlulbayt Nabi saww’.

Oleh karena itu, Ustadz menghimbau kita, para pecinta Ahlubayt agar senantiasa memahami dan berkomitmen penuh dengan kebenaran. Kita harus benar-benar menjalankan apa yang kita pahami dari kebenaran dalam hidup kita. Dengan kata lain, ‘kebenaran bukan teori, tapi realitas’ ungkap beliau. (DarutTaqrib/Alamsyah/Adrikna!)

No Response

Leave a reply "Musuh Hanya Bisa Mengaburkan Kebenaran, Tak Bisa Menghilangkannya"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.