Asyuro Akhwat Jepara 1433H

No comment 1041 views

Bulan asyuro, bulan duka bagi para pecinta Rosulullah saww dan Ahlul Baytnya. bara kesyahidan Imam Husein as di Karbala’ akan terus menggelora dalam dada pecintanya. aroma kesyahidannya akan senantiasa harum dan menjadi sumber spirit perlawanan dan pengorbanan bagi penerus misinya.

Masih dalam hari-hari duka bagi Rosulullah dan Ahlul Baytnya, dengan semangat kami Majlis Ta’lim Fathimiyah Bangsri, Jepara, mengadakan peringatan Asyuro khusus Akhwat di hari ke-5 setelah 10 Muharom, tepatnya hari Ahad tanggal 15 Muharom 1433 H (11 Desember 2011) di Mushola Al-Husaini Candi Banjaran, Bangsri, Jepara. tepat pukul 13.00 wib acara pun dimulai. seperti peringatan yang lainnya diawali dengan pembukaan, sambutan ketua panitia, persembahan untuk Imam Husein as, ceramah inti, maqtal, ma’tam dan ziarah. akan tetapi yang berbeda dari peringatan ini adalah semua yang terlibat adalah akhwat, yang menyiapkan (seluruh panitia), yang mengisi acara dari awal hingga akhir dan juga para hadirin semuanya akhwat, dari tua, muda, remaja, anak-anak hadir dalam majlis tersebut. sehingga kaum hawa dapat bebas bergerak, dalam mengekspresikan bakat-bakatnya yang terpendam.

Alhamdulillah Acara kali ini merupakan acara peringatan khusus akhwat yang ke-6, sejak dimulai tahun 2006 yang lalu. tidak hanya warga sekitar jepara yang hadir akan tetapi, kami juga mengundang daerah-daerah seperti Pati, Kudus, Demak, Semarang. bahkan peringatan kali ini ada hadirin yang datang jauh-jauh dari Jakarta.

Subhanallah… dalam suasana duka tersebut, ustadzah Fathimah Ba Muqoddam dari Bangil memberikan ceramahnya yang sangat menyentuh para hadirin, sehingga tak terdapat satupun hadirin yang tersenyum, semuanya larut dalam duka. beliau memberikan tausiah kepada kita, agar tidak melewatkan satu pun acara peringatan Imam Husein As. akan tetapi setelah kita mengikuti acara, kita harus bisa berubah dari sebelumnya. karena tujuan Imam Husein adalah memurnikan ajaran Islam yang telah koyak di tangan Yazid, memerangi kedholiman, kefasikan dan kemungkaran. oleh karena itu, kita juga harus bisa seperti beliau, memerangi segala hal kemungkaran dalam diri kita khususnya, misalnya kita harus berniat, teguh dalam hati untuk berhenti ghibah, berhenti maksiat dan lain-lain.

“Hal min nasirin yansuruni” “adakah penolong yang mau menolongku” teriakan Imam Husein selalu menggema setiap zaman, semoga kita termasuk salah satu yang menjawab dengan siap dan sigap panggilan beliau dengan lantang “labbaika ya Husain, labbaika ya Mahdi” di setiap langkah kita. amin. (DarutTaqrib/ZahroInsiye/@drikna!)

 

No Response

Leave a reply "Asyuro Akhwat Jepara 1433H"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.