15 Dzulhijjah, Kelahiran Imam Ali Al-Hadi as

Tanggal 15 Dzulhijjah 212  Hq, Imam Ali an-Naqi as, yang memiliki nama panggilan “Imam Hadi”, terlahir ke dunia di kota Madinah. Beliau adalah keturunan Rasulullah generasi kesepuluh dan putra dari Imam Jawadas, imam kesembilan muslimin. Setelah Imam Jawad gugur syahid akibat dibunuh oleh penguasa, Imam Hadi menggantikan posisi beliau sebagi pemimpin umat muslim. Saat itu, kekhalifahan Islam tengah berada di tangan Khalifah Mutawakil dari Dinasti Abbasiah.

 

Mutawakil yang khawatir akan meluasnya pengaruh Imam Hadi di tengah masyarakat, kemudian mengasingkan beliau ke kota Samara, Irak. Meskipun mengalami tekanan yang sangat besar dari penguasa, Imam Hadi terus berusaha menyampaikan risalah Rasululah dan membimbing umat Islam. Beliau mendidik banyak murid yang kelak di antaranya menjadi ulama terkemuka, salah satunya adalah Sayid Abdul Adzhim Hasani.

 

Salah satu di antara hadis Imam Hadi berbunyi, “Yang lebih baik dari segala kebaikan adalah orang yang melakukan kebaikan itu;  yang lebih indah dari perkataan yang bernilai, adalah si penyampai perkataan itu; dan yang lebih tinggi dari ilmu adalah si pembawa ilmu tersebut. (DarutTaqrib/IRIB/sa)

No Response

Leave a reply "15 Dzulhijjah, Kelahiran Imam Ali Al-Hadi as"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.