Jerman: Serangan Terhadap Iran Beresiko Tinggi

Saya memperingatkan terhadap ide opsi militer,” kata Westerwelle dalam surat kabar Hamburger Abendblatt.

Iran memiliki hak untuk menggunakan energi nuklir untuk tujuan sipil, tetapi juga mempunyai kewajiban untuk mengecualikan penggunaan militer,” katanya.

Pernyataan Westerwelle datang sebagai rezim Israel telah memperbaharui retorika agresif terhadap Iran. Presiden Israel Shimon Peres mengancam pada hari Minggu bahwa serangan terhadap Republik Islam menjadi lebih mungkin.

Perdana Menteri Tel Aviv Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak dilaporkan membuat upaya untuk menggalang mayoritas di kabinet untuk meluncurkan serangan militer terhadap Iran.

Amerika Serikat dan Israel telah berulang kali mengancam Tehran dengan serangan militer, terutama pada dugaan retoris bahwa nuklir Iran dapat terdiri dari agenda militer rahasia.

Iran telah menyatakan bahwa sebagai penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir dan anggota dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Iran memiliki hak untuk mengembangkan dan memperoleh teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Selain itu, IAEA telah melakukan berbagai inspeksi di berbagai fasilitas nuklir Iran tapi tidak pernah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa program nuklir sipil negara itu telah dialihkan ke arah program militer.(DarutTaqrib/IslamTimes/sa)

No Response

Leave a reply "Jerman: Serangan Terhadap Iran Beresiko Tinggi"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.