Ulama; Dinasti Al Khalifa dan Dinasti Al Saud Kafir

Ayatollah Abdollah Javadi-Amoli, Tokoh Ulama Iran

“Laporan pahit ini yang Anda sajikan adalah menyangkut kami,” dikutip Fars News Agency Ayatullah Javadi-Amoli mengatakan dalam pertemuan dengan sejumlah ulama Bahrain yang berhasil mendokumentasikan gambar penodaan masjid dan Al Qur’an oleh pasukan Saudi dan Bahraini .

Tentara bayaran dan pasukan Saudi yang dikerahkan di Bahrain pada tanggal 13 Maret untuk membantu pasukan keamanan Bahraini membatalkan aksi protes menuntut pengusiran dari keluarga penguasa Al Khalifa dari negara kepulauan Teluk Persia.

Tak lama setelah invasi, video dan gambar muncul menunjukkan tingkat kebrutalan yang digunakan dalam menindak demonstran anti-rezim. Mereka juga menunjukkan serangan terhadap rumah penduduk dan tempat-tempat suci di sejumlah desa.

“Al Khalifa dan Al Saud, [Libia diktator Muammar] Gaddafi, Zionis, dan Amerika bukan Syiah maupun Sunni. Orang yang menyalakan api terhadap Al Qur’an bukan seorang Muslim, tetapi menjadi budak Zionis sombong, dan AS, ” ujar Ayatullah Amoli, mengesampingkan tuduhan bahwa kekerasan dipicu oleh perbedaan sektarian.

“Mereka bahkan bukan Wahhabi, karena mereka paling tidak percaya pada Al Qur’an,” kata ulama.

Ia juga menyerukan semangat Islam di kalangan Muslim di seluruh dunia selain dari doa, kesabaran dan ketekunan dan mendesak para pejabat Muslim untuk menyuarakan protes mereka dalam pertemuan dengan diplomat dan pejabat Bahrain.

“Kekafiran Al Khalifa dan Al Saud sudah jelas, untuk selain menghancurkan masjid dan tempat ibadah, mereka bahkan tidak menghentikan pembakaran Al Qur’an dan [salinan] buku ilah ini,” Ayatullah Amoli menggarisbawahi.

Tokoh ulama berpengaruh ini menjelaskan sekularisme sebuah “gencatan senjata sepihak” dan kutukan dari negara-negara Muslim di mana pemerintah mencegah aturan agama dengan dalih pemisahan politik dan agama, tetapi bergerak melawan komunitas keagamaan dan para pengikut agama yang berbeda.

“Hal ini diperlukan untuk seluruh kaum muslimin di dunia untuk mendukung rakyat tertindas di Bahrain,” katanya, mengutuk Riyadh yang mendukung Al Khalifa atas invasi Bahrain, dan Amerika Serikat untuk campur tangan melalui pendirian pangkalan militer di negara itu.

Ayatullah Javadi-Amoli memperpanjang simpati dengan para keluarga korban yang tewas dalam penindasan di Bahrain dan berdoa untuk pembebasan mereka yang dipenjarakan atas partisipasi mereka dalam protes. (DarutTaqrib/IslamTimes/sa)

No Response

Leave a reply "Ulama; Dinasti Al Khalifa dan Dinasti Al Saud Kafir"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.