Israel Kewalahan Hadapi Pejuang

No comment 482 views

Israel tampaknya sudah kewalahan menghadapi resistensi di Palestina. Kemarin Tel Aviv menawarkan gencatan senjata setelah ada perubahan pasukan di Jalur Gaza.

Syarat gencatan senjata yang diajukan Israel seperti biasa yakni kelompok militan Palestina menghentikan serangan roketnya. Gencatan senjata ini sebagai sinyal Israel “menyerah” dengan serangan roket dari pejuang Palestina. “Jika mereka menghentikan menembak masyarakat kami, kami akan menghentikan serangan,” ujar Ehud Barak seperti dikutip dari BBC.

Itu merupakan pertama kalinya Israel menawarkan gencatan senjata sejak serangan berdarah dengan Palestina terjadi.

Ketegangan di Israel-Palestina mencuat setelah misil antitank yang ditembakkan dari Gaza menghantam bus sekolah Israel pada Kamis (7/4) mengakibatkan dua orang terluka.

Juru Bicara Hamas, Sami Abu Zuhri di Gaza kemarin mengatakan, kelompoknya akan menghentikan serangan jika Israel mengumumkan gencatan senjata. “ Bola berada di pengadilan penjajahan,” kata Abu Zuhri. “ Pesan kita kepada penjajah bahwa gencatan senjata akan bertemu dengan gencatan senjata.”

Zuhri menegaskan, Hamas tidak tertarik untuk meningkatkan ketegangan dengan Israel. Tetapi, Hamas akan membeli aksi yang dilakukan kelompok Islam dan organisasi gerilyawan lainnya di Gaza. “Kita tidak tertarik dengan eskalasi dan faksi faksi Palestina akan membela mereka sendiri,” ucap dia.

Sabtu, Hamas mendeklarasikan serangan balasan dari Israel. “Kementerian Dalam Negeri Hamas menyatakan status darurat. Semua pasukan keamanan harus bekerja selama 24 jam bersama dengan pertahanan sipil dan para medis untuk melindungi penduduk dari penjajah Zionis,” kata Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Ihab al-Gussein. Sebelumnya Prancis mengecam aksi kekerasan yang dinilai tidak masuk akal antara Hamas dan Israel. (DarutTaqrib/Islam Times/sa)

No Response

Leave a reply "Israel Kewalahan Hadapi Pejuang"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.