‘Qatar Mengakui Klaim Palsunya Terhadap Iran’

Pejabat Qatar memahami bahwa klaim oleh media dengki tertentu tentang penyitaan kapal Iran yang membawa senjata dalam perjalanan ke Bahrain adalah kebohongan belaka,” kata Sohrabi pada IRNA hari Selasa.

Laporan datang setelah Kkoran elektronik Kuwait Al-Aan melaporkan pada hari Minggu bahwa dua kapal Iran telah dicegat di lepas pantai Al-Zubara, timur laut Qatar, di mana wilayah pertemuan perairan Bahrain dan Qatar.

Namun, Kementerian Dalam Negeri Qatar menggambarkan laporan itu sebagaimana tidak berdasar.

“Laporan tentang penyitaan dua kapal Iran sarat dengan senjata di perairan teritorial adalah tidak akurat,” kata petugas Qatar News Agency (QNA) pernyataan oleh sumber resmi di Kementerian Dalam Negeri mengatakan.

Sohrabi menunjukkan bahwa perahu Iran – Sadaf dan Shabahang – dengan 16 nelayan sedang memancing di laut pada tanggal 24 Maret, tetapi “Mereka memasuki wilayah perairan Qatar karena tidak ada demarkasi yang jelas antara kedua negara.”

“Ini adalah reaksi alami oleh penjaga laut setiap negara untuk menangkap kapal yang memasuki daerah secara ilegal,” duta besar Iran menjelaskan lebih lanjut.

Dia mencatat bahwa para nelayan Iran diselidiki di pengadilan Qatar di hadapan pengacara dan perwakilan dari Kedutaan Besar Iran di Doha dan mengatakan putusan akan dikeluarkan pada tanggal 7 April.

Iran telah dituduh memicu ketegangan di Bahrain setelah protes anti-pemerintah, melawan kekuasaan dinasti Al Khalifa yang dimulai di negara Teluk Persia pada pertengahan Februari.

Sedangkan, Tehran telah mengecam penindasan brutal terhadap para demonstran anti-pemerintah dan intervensi militer oleh beberapa negara-negara Teluk Persia di Bahrain, menyerukan penarikan segera pasukan asing dari Bahrain.

Para pengunjuk rasa di negara oleh mayoritas penduduknya telah menuntut diakhirinya monarki serta reformasi konstitusi, dimulai dengan ratusan orang berkemah damai di lapangan Mutiara ibukota Manama sejak Februari 14.

Pasukan keamanan Bahrain telah menekan secara brutal demonstran. Sejauh ini, setidaknya 24 orang telah tewas, hampir 100 telah hilang dan sekitar 1.000 lainnya telah terluka.

Kekerasan terhadap demonstran ditingkatkan ketika Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Oman dan Qatar dikirim angkatan bersenjata mereka ke negara atas permintaan Manama untuk membantu tindakan keras mereka terhadap para demonstran damai.(DarutTaqrib/IslamTimes/sa)

No Response

Leave a reply "‘Qatar Mengakui Klaim Palsunya Terhadap Iran’"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.