Inilah Pernyataan Sikap Ponpes YAPI

No comment 480 views

Setelah menghadapi tudingan bertubi-tubi sebagai salah satu penganut Syiah, pihak Pondok Pesantren (Ponpes) Islam yang dikelola Yayasan Pesantren Islam (YAPI) akhirnya menggelar jumpa pers, Rabu (16/2/2011).

Dalam jumpa pers ini, pihak ponpes mengeluarkan pernyataan sikapnya terkait teror yang selama ini mereka alami.

Hadir dalam jumpa pers ini ketua yayasan Ustadz Muhsin dan Rois Suriyah MWC NU Bangil KH Muhammad Khoiron Syakur. Sementara, pembacaan pernyataan sikap ini dibacakan oleh salah satu pengurus ponpes, Muhammad Ali. Pernyataan resmi ponpes diantaranya ada 8 poin:

1. Yapi lembaga pendidikan yang beridiri sejak tahun 1973 yang didirikan oleh ustad Husein Habsyi. Dimana beliau selalu menekankan Persatuan Umat Islam.

2. Lembaga ini adalah sebuah lembaga pendidikan yang terbuka bagi siapa saja dan non sektarian. Selama ini Yapi sudah mengeluarkan para alumni yang tersebar diseluruh Indonesia, dan menjadi tokoh-tokoh ditempatnya masing-masing. Dan dalam pendidikan sudah berkal-kali mendapat prestasi yang cukup baik, sehingga mengharumkan nama baik kota Pasuruan dan Jatim.

3. Kejadian ini bukan yang pertama kali. Kejadian anarkis terjadi
sejak tahun 2007 sampai saat ini.

4. Sejak tahun 2007 Yapi tidak pernah putus-putus mengalami teror dan kekerasan serta tindakan-tindakan anarkis. Dan kami sudah melaporkan kepada pihak aparat baik mulai dari polsek hingga kapolri, sedangkan dari pihak sipil dari RT hingga Presiden.

5. Sejak 2007 mereka secara rutin melakukan pengajian-pengajian ataupun acara-acara lain yang isinya menghujat kami dan memanas-manasi masyarakat untuk melakukan tindakan anarkhis. Dan seringkali karena
itu, sepulang dari acara-acara mereka melakukan tindakan pelemparan, hujatan, makian dan lain-lain. Dengan bukti-bukti yang sangat kuat.

6. Karena kejadian-kejadian itu tidak ada penanganan yang tuntas sehingga akhirnya mereka lebih berani dalam melakukan tindakan anarkhis. Yang menyebabkan beberapa santri yang masih anak-anak (SMP/SMA) mengalami luka yang serius, yang sampai dirujuk ke rumah sakit Surabaya.

7. Biasanya mereka dalam melakukan aksinya menggunakan atribut-atribut dan mengatas-namakan ASWAJA Bangil (dan dari informasi baik formal atau informal, juga pernyataan-pernyataan resmi bahwa ASWAJA Bangil
itu oknum penceramah-pencerah bermasalah dan bukan bagian dari NU).

8. Selama ini, setiap kejadian dan aksi-aksi terror mereka, kami
sebagai warga negara yang baik, patuh kepada hukum dan arahan aparat terkait. Dan sebagai warga Negara yang pancasilais dan bhineka tuggal ika, serta hak hukum yang sama sebagai warga Negara, maka kami berharap agar pihak terkait melakukan tindakan penanganan secara tuntas. Baik oknum pelaku maupun actor intelektualnya dibelakangnya.

Dengan adanya pernyataan sikap ini, pihak ponpes berharap agar teror yang mereka alami selama ini dapat segera berakhir.(DarutTaqrib/inilah.com/sa)

No Response

Leave a reply "Inilah Pernyataan Sikap Ponpes YAPI"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.