Di Malayasia, Peringatan `Asyura digerebek JAIS

Menurut Kantor Berita ABNA, dari sumber berita di Kuala Lumpur, melaporkan bahwa Jabatan Agama Islam Selangor (JAIS) dengan para petingginya bersama 3 kesatuan kepolisian mendatangi majelis duka Asyura yang diadakan oleh pecinta al Husain di Malaysia untuk mengenang kesyahidan Imam Husain (as) di Hauzah Imam Ridha (as) Gombak, negeri Selangor Darul Ehsan sekitar jam 10:30 kemarin malam. Atas nama syariat mereka tiba-tiba membubarkan majelis tersebut dan menangkapi mereka yang hadir.

Majelis duka tersebut dihadiri sekitar 300 orang pengikut mazhab Syiah Imamiyah. Salah seorang ulama warga Iran, Hujjatul Islam Radmard dan Pengurus Hauzah Imam Ridha yang turut berada di dalam majlis tersebut telah diamankan ke kantor JAIS. Dikabarkan keduanya akan di hadapkan ke Mahkamah persidangan.

Menurut Kantor Berita ABNA, dari sumber berita di Kuala Lumpur, Hakim Mahkamah Syar’i Malaysia Saiful Aziz Jamaluddin membenarkan terjadinya penangkapan  seorang ulama warga Iran dan seorang aktivis Syiah yang diciduk dalam majelis mengenang kesyahidan Imam Husain kemarin malam. Keduanya sekarang dibebaskan bersyarat dan dibebani memberikan uang jaminan RM 2000 per orangnya. Diberitakan pula bahwa kasus ini akan diajukan ke persidangan Januari depan.

Belum ada tuduhan yang bisa dibacakan dalam persidangan mahkamah siang kemarin, karena pihak Jabatan Agama Islam Selangor (JAIS) mengaku masih meneliti kasus tersebut. Disebutkan bahwa jika pihak penyelenggara majelid duka Asyura dinilai bersalah maka akan mendapat ancaman kurungan penjara minimal 2 tahun dan denda RM 3000 setiap orangnya.

Buletin Utama TV3 memberitakan bahwa: “Menurut pengarah JAIS, Datuk Mohammed Khusnin Munawi, bahwa penyelenggara majelis duka tersebut memiliki pemahaman dan ajaran-ajaran yang sesat, seperti berziarah ke makam Sayyidina Husain sudah cukup untuk mendapat tempat di syurga, sehingga menyebut menunaikan ibadah haji bukan  lagi amalan wajib. Mereka juga menetapkan,  10 Muharram sebagai hari menyiksa tubuh dan badan sendiri untuk mengenang kesyahidan imam mereka.”

Pernyataan tersebut dibantah oleh Komunitas hauzah Imam Ridha Gombak Malaysia sebab tidak memiliki kaitan apapun dengan mazhab Syiah Imamiyah. Disebutkan bahwa pihak tertuduh akan mengambil tindakan undang-undang untuk menyidangkan Mohammed Khusnin karena tuduhan palsunya tersebut. (daruttaqrib/abna/sa)

No Response

Leave a reply "Di Malayasia, Peringatan `Asyura digerebek JAIS"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.