Rahbar: Idul Fitri Manifestasi Persatuan Umat Islam


Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei hari ini (10/9) dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi negara, para Duta Besar dan perwakilan negara-negara Islam serta berbagai kalangan rakyat di hari raya Idul Fitri menyatakan bahwa pelajaran paling besar yang didapat hari raya ini adalah persatuan Dunia Islam. “Dari hari ke hari, bangsa-bangsa Muslim hendaknya semakin saling merapatkan diri dan semakin melangkah untuk persatuan Islam. Sebab, satu-satunya jalan menghadapi front musuh Islam adalah dengan membentuk front umat Islam yang satu,” kata beliau.

Ayatollah al-Udzma Khamenei menyebut shaf-shaf umat Islam yang rapat pada pelaksanaan shalat Idul Fitri sebagai manifestasi dari kekhusyukan dan ketundukan di hadapan Allah serta jalinan hubungan spiritual dan hati di antara umat Muslim. “Barisan umat Islam yang satu ini harus dibentuk dalam semua hal yang berhubungan dengan Dunia Islam. Dengan demikian, keseragaman potensi dan pemikiran serta ketangguhan umat Islam dalam menghadapi front musuh yang besar, akan nampak,” imbuh beliau.

Rahbar menegaskan bahwa permusuhan front anti Islam meliputi semua umat Islam. Beliau menambahkan, “Salah jika ada yang mengira bahwa musuh Islam hanya menentang sebagian umat Islam saja dan menjalin persahabatan dengan sebagian yang lain. Sebab yang mereka musuhi sebenarnya adalah Islam yang mengajarkan resistensi melawan kaum arogan.”

Menyinggung kesadaran dan kebangkitan umat Islam yang kian menggembirakan, beliau menyebut kearifan dan kepedulian umat Islam dalam masalah Palestina sebagai salah satu contoh kesadaran umat. “Hari ini, di antara bangsa-bangsa Muslim, bangsa Iran yang besar telah menjadi teladan. Bangsa ini punya kecerdasan penuh dalam menanggapi perkembangan dunia dan transformasi Dunia Islam,” kata Rahbar.

Menurut beliau, pawai akbar rakyat Iran pada peringatan hari al-Quds Sedunia tahun ini sebagai bukti akan kepedulian khusus bangsa Iran terhadap perkembangan Dunia Islam. “Inilah jalan yang diajarkan Imam Khomeini (ra) kepada bangsa Iran. Ancaman, intimidasi dan tekanan apapun tidak akan pernah bisa memalingkan bangsa ini dari jalannya,” tegas beliau.

Di awal pertemuan itu, Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam pembicaraannya mengucapkan selamat atas tibanya hari raya Idul Fitri seraya menyebut iman dan taqwa sebagai buah dari ibadah di bulan suci Ramadhan. “Dengan bekal iman dan taqwa, bangsa Iran akan tetap loyal pada jalan keadilan, kesucian, dan resistensi menghadapi arogansi musuh,” katanya.

Presiden Ahmadinejad menyinggung niat seorang pendeta bodoh di Amerika Serikat untuk melakukan tindakan pelecehan terhadap kitab samawi yang paling suci yaitu al-Qur’an sebagai konspirasi zionis yang bertentangan dengan ajaran para Nabi. “Kaum Zionis dan para pendukungnya sedang bergerak di jalan kehancuran. Tindakan-tindakan keji seperti ini bukan hanya tak akan menyelamatkan mereka bahkan akan semakin mempercepat kehancuran mereka,” tegasnya. (DaTa/Khamenei.ir)

No Response

Leave a reply "Rahbar: Idul Fitri Manifestasi Persatuan Umat Islam"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.