Hizbullah: Konspirasi Israel Menarget Banyak Negara

Wakil Sekjen Hizbullah Lebanon, Sheikh Naim Qassem menilai perundingan kompromi antara Otorita Ramallah dan rezim Zionis Israel sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan rezim itu dan tidak memberi sesuatu bagi bangsa Palestina.

Kantor berita Mehr mengutip televisi Al Manar melaporkan, Sheikh Naim Qassem, Rabu (8/9) menegaskan, perundingan kompromi sama dengan memberi konsesi secara cuma-cuma kepada Israel dan sama sekali tidak menguntungkan bangsa Palestina.

Menurut Sheikh Naim, tujuan perundingan adalah memperbaiki ‘citra’ Israel pasca serangan brutal ke Lebanon, Gaza dan konvoi Armada Kebebasan (Freedom Flotilla). Ditambahkannya, sejak perundingan dimulai, Barack Obama dan Benyamin Netanyahu selalu mengakui susahnya dicapai kesepakatan, oleh karena itu jangan berharap perundingan itu akan berhasil.

“Israel tengah berupaya menjamin keamanannya melalui bangsa Palestina dan jika ada warga Palestina yang menyerang kepentingan Israel, ini pertanda bahwa pemerintah Otorita Ramallah belum melaksanakan tugasnya,” tandas pejabat senior Hizbullah itu.

Masih menurut Sheikh Naim, Israel ingin melucuti bangsa Palestina tanpa ada perlawanan, dengan kata lain, Zionis ingin membumihanguskan Palestina dan bangsanya. Ditegaskannya, konspirasi ini harus dilawan, sebab jika rencana busuk ini berhasil dijalankan di Palestina, maka target berikutnya adalah Lebanon, Suriah, Yordania dan Mesir. (DaTa/IRIB

No Response

Leave a reply "Hizbullah: Konspirasi Israel Menarget Banyak Negara"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.