Sayyid Hasan Nasrullah: Penjajahan Lebanon, Skenario Bersama AS dan Israel

Sayyid Hasan Nasrullah

Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah) Selasa (25/5) memperingati hari muqawama dan kemenangan mereka mengusir Rezim Zionis Israel dari sejumlah wilayah di Lebanon selatan.

Dalam acara tersebut Sekjen Hizbulllah, Sayyid Hasan Nasrullah menyampaikan pidatonya. “Penjajahan Lebanon pada tahun 1982 adalah sejumlah skenario Amerika Serikat (AS) dan Israel di kawasan, namun kami berhasil menggagalkan rencana ini pada tahun 2000 dengan pengorbanan yang besar,” ungkap Sayyid Hasan.

Menurut laporan IRNA dari Beirut, sekjen Hizbullah menambahkan, pasca gagalnya rencana kolektif Washington-Tel Aviv, mereka senantiasa mencari strategi pengganti sebagaimana yang dibeberkan Israel sendiri bahwa mereka berencana membangun distrik zionis setelah penjajahan tahun 1982.

Sayyid Hasan menandaskan, sejak tahun 1982-2000 tekad, kinerja, kesabaran, pengorbanan serta darah para syuhada membuat wilayah Lebanon dapat dibebaskan dari cengkeraman Israel sebagaimana yang ditegaskan Syahid Sayyid Abbas Musawi bahwa Israel akan keluar dari Lebanon dengan penuh kehinaan.

Sekjen Hizbullah ini menginggatkan, di awal muqawama sejumlah kelompok baik di Lebanon dan mayoritas negara Arab mengejek kami, namun kemenangan tahun 2000 yang tidak diprediksikan siapapun telah tampak sejak bulan-bulan pertama perjuangan melawan agresor Israel.

Seraya mengisyaratkan para syuhada seperti Sayyid Abbas Musawi, Sheikh Raghib Harb, Imad Mughniyah dan para syuhada lainnya Sayyid Hasan mengatakan, malam ini kami tengah berbicara soal masa depan pertarungan dengan Israel dan strategi baru untuk menghadapi rezim ilegal ini.

Di bagian lain pidatonya Sayyid Hasan mengkritik sikap sejumlah pemimpin Arab dan menyatakan, patut disesalkan bahwa sejumlah pemimpin Arab sebelum tahun 2000 menghubungi Israel dan mengharap rezim ini untuk tidak keluar dari Lebanon selatan, namun kami mengetahui wajah asli para pemimpin Arab sehingga kami tidak heran. Menurut Sayyid Hasan, saat perang 33 hari musim panas 2006 hal ini juga diulangi kembali oleh para pemimpin Arab, mereka meminta Israel untuk tidak menghentikan perang hingga Hizbullah kalah.(IRIB/MF)

indonesian.irib.ir

No Response

Leave a reply "Sayyid Hasan Nasrullah: Penjajahan Lebanon, Skenario Bersama AS dan Israel"

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.